Semoga Sampai
Apakah kalian tau hal yang paling sulit ketika aku menulis ini? Ya, aku sangat kesulitan harus berkata apa, atau dengan kalimat apa aku menjabarkanya pada kalimat pembuka yang singkat. Karna tulisan ini tentang dia; wanita tangguh yang baru saja berhasil menduduki posisi ke-dua setelah bundaku. Wanita tangguh itu sosok kaka dari kedua adiknya, harapan pertama bagi kedua orang tuanya. Kakinya harus kuat, bahunya pun harus kekar, bahkan hatinya selalu dipaksa untuk tegar. Dia seorang perawat di salah satu rumah sakit terkenal di kota kami. Kalian bayangkan saja betapa hebatnya wanita itu. Pertemuanku degannya cukup konyol, lewat salah satu platform social media. Konyolnya aku diberi username miliknya oleh mantan kekasihku dan yang lebih konyolnya lagi, mantan kekasihku itu cemburu bahkan marah saat tau aku memiliki kedekatan denganya. Seringkali kami menertawa...