AGAR TETAP HIDUP

Perihal kepergianmu itu mungkin sebagian besar karna kesalahanku, mungkin.

Entah apa yang sebenarnya terjadi, hanya kamu dan hatimu yang tau.

Biarkan saja tetap seperti ini, aku dengan kesalahanku dan kamu dengan

alasan alasan yang tidak ku ketahui.


Perihal kesalahanku apakah tidak bisa kau beri tau? mungkin bisa ku perbaiki

tanpa harus kau pergi. Atau ada hal lain yang membuat kau pergi? 

Tidak bisakah kita musyawarahkan? Jika memang benar ini salahku, jika tidak

yasudah. Mungkin karna hal lain atau mungkin ada hati yang lain. 


Jika memang kau ingin pergi, pergilah. Tak usah ragu, tak usah berdalih karna 

kesalahanku. Tak apa, aku bisa mencari bahagiaku sendiri. Aku tidak akan

menahanmu atau bahkan memaksamu untuk kembali padaku, seperti yang

selalu aku katakan padamu 'tetaplah ikuti keinginanmu'. 


Semenjak kepergianmu, rumah yang kubangun sedemikian rupa

hanya untuk membuatmu nyaman berada didalamnya, kini hancur seperti 

gudang perabotan . Tapi tak apa, akan ku bereskan sendiri atau mungkin 

dengan calon penghuni baru nanti. 


Jaga kesehatan ya, semoga kepergianmu dapat membawamu kejalan menuju

rumah yang membuatmu menetap. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semoga Sampai

Selamat datang, aku.